Pendidikan adalah salah satu kegiatan untuk memberikan suatu ilmu pengetahuan, keahlian, ketrampilan, ataupun bakat seseorang untuk orientasi pada masa depan. Pendidikan dapat dilakukan dimanapun tanpa batas waktu dan tempat. Pendidik pertama yang paling sering kita jumpai adalah orangtua sebagaimana orangtua wajib mendidik dalam bidang agama, tingkah laku, nilai, dan norma dalam masyarakat. Pendidikn kedua adalah sekolah atau universitas dimana ilmu pengetahuan, ilmu teknologi, ilmu matematis, dan lain sebagainya berada pada sekolah.
Sekolah mempunyai sarana dan
prasarana yang baik yang mampu mendidik anak agar mampu memperoleh pendidikan
yang layak. Meraih pendidikan tidak harus berakreditasi “A” ataupun “B”, karena
dimanapun kita belajar ilmu itu sama saja. Sekolah dengan mutu pendidikan yang
baik harus mampun menjadi panutan bagi anak didiknya. Guru salah satu pendidik
yang mampu membimbing anak didik untuk mendapatkan ilmu, meraih prestasi,
memberikan ketrampilan, hingga mendapatkan beasiswa.
Pada saat ini sangat sedikit sekali
peminat seseorang untuk menjadi guru. Karena sudah didasarkan pada teknologi
yang canggih sehingga anak didik dapat mengakses layanan situs pengetahuan dari
internet. Namun, tidak semuaanak didik mampu menggunakan layanan internet sebagai
jaminan mencari ilmu pengetahuan. Tidak sedikit juga yang mengakses teknologi
pada hal-hal negatif seeperti pornografi, game online yang mengacu pada
kekerasan bahkan saat ini yang lagi marak tentang aplikasi game online buatan Nintendo Co.,Ltd yaitu Pokemon Go. Permainan yang dimainkan
segala usia ini sangat berpengaruh dalam kegiatan kita baik dalam sisi positif
maupun negatif. Sisi positif yang kita dapatkan manusia mampu berjalan dengan
jarak kilometer dan sangat baik untuk kesehatan. Namun juga mempunyai sisi
negatif, manusia baik anak, remaja, dan dewasa pun jika suka kecanduan dalam
sebuah game mereka akan lalai dalam hal keadaan maupun waktu. “Setan telah
menguasi mereka lalu menjadikan mereka lupa mengingat Allah.” (Qs.
Mujadilah[5]:19). Salah satu perbuatan yang dilakukan setan membuat manusia
lupa akan Allah SWT dan menjadikannya lalai. Oleh karena itu penggunaan internet
juga harus didasari dengan pendidikan agama agar kita tidak terserat di
jalan-Nya.
Agama Islam memang sangat
menganjurkan dalam kegiatan teknologi dalam pembelajaran. Penggunaan manusialah
yang mempengaruhi teknologi itu dapat berubah menjadi sisi positif maupun
negatif. Oleh sebab itu, sangat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat, namun
kita juga harus mampu memilah mana yang baik dan bermanfaat bagi kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar